Komunitas Pikap Kalimantan tambal jalan berlubang, ini respon Wali Kota

id kota palangka raya,wali kota palangka raya,fairid naparin,jalan berlubang di palangka raya,jalan berlubang,jalan berlubang di tambal

Komunitas Pikap Kalimantan tambal jalan berlubang, ini respon Wali Kota

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (empat dari kanan) didampingi Plt Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman setempat Imbang Triatmaji dan Komunitas Pikap Kalimantan (KOMPPAK) berfoto bersama tanda bersepakat membantu pemkot setempat untuk memperbaiki infrastruktur jalan di daerah itu, Senin (25/3/19). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo).

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi dan mendukung langkah Komunitas Pikap Kalimantan (KOMMPAK), yang ikut bersama-sama dengan pemerintah setempat menambal sejumlah jalan berlubang.

Penambalan jalan berlubang sangat baik dan harapannya tetap berkoordinasi dengan instansi terkait agar lebih efektif, kata Fairid usai menerima audiensi dengan komunitas tersebut di Palangka Raya, Senin. 

"Koordinasi itu sangat penting, agar penambalan tidak terjadi di lokasi yang akan dikerjaan pemerintah. Itu yang saya sampaikan kepada komunitas itu saat bertemu," tambahhnya.

Mnurut orang nomor satu di kota berjuluk 'Cantik' tersebut, penambalan jalan berlubang oleh komunitas sangat positif dan tentu terus disokong oleh pemerintah setempat.

Tidak hanya itu, apa yang dilakukan amereka juga mengajak masyarakat untuk memperhatikan ruas yang ada dilingkungannya sembari pemerintah memperjuangkan untuk dilakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak. 

Sedangkan untuk kerusakan jalan di Kota Palangka Raya tercatat sekitar 45 persen dan panjang yang harus dilakukan perbaikan itu berjumlah 900 kilometer. Maka dari itu dengan memanfaatkan dana yang ada, tahun ini pihaknya akan memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan secara bertahap. 

"Memang perbaikan infrastruktur di daerah kita juga dibantu oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Maka dari itu masyarakat diminta bersabar dalam hal ini, karena pemkot juga memfokuskan diri untuk memperbaiki infrastruktur di daerah setempat," katanya. 

Baca juga: Warga apresiasi keseriusan pemkot perbaikan jalan berlubang

Di lokasi yang sama, Ketua Komunitas Pikap Kalimantan di Palangka Raya Agus Sriyono menegaskan, sebenarnya bukan bentuk protes anggotanya menambal lobang jalan di sepanjang Jalan Rajawali. 

Hal itu dilakukan tentunya adalah bentuk prihatin karena orang tua rekannya meningal karena kecelakaan tungal yang terjadi tepat di depan Puskesmas Kayon, dengan cara  menghindari sebuah lobang.

"Apa yang kami lakukan ini benar-benar karena bentuk prihatin kami yang menimpa orang tua rekan kami. Semoga saja kejadian seperti itu tidak pernah terjadi lagi di daerah kita," katanya. 

Di tegaskan Agus Sriyono, apa yang mereka lakukan itu juga sama sekali tidak da hubungannya dengan situasi politik di daerah setempat. Bahkan mereka hanya ingin membantu pemerintah setempat untuk memperbaiki jalan-jalan yang berlobang agar masyarakat di sekitar jalan berlobang itu hatinya juga terketuk dan ikut melakukan hal yang serupa.

"Setelah berkoordinasi dengan bapak wali kota, kami akan berkoordinasi mana saja jalan yang mengalami rusak parah untuk dilakukan penambalan. Kemudian untuk bahannya penambalan seperti batu, semen serta lain sebagainya akan di sediakan oleh instansi terkait sedangkan kami hanya membantu tenaga saja," beber Agus.

"Yang terpenting itu adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga infrastruktur lingkungan di sekitarnya jangan dibiarkan rusak. Kalau ada kerusakan mari diperbaiki dengan menggunakan dana swakelola atau sumbangan dari masyarakat secara iklas," demikian permintaannya. 

Baca juga: Seorang ibu di Palangka Raya tewas usai menabrak jalan berlubang

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar