Tiga Kepala OPD bersaing rebut jabatan Sekda Barito Timur

id Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah,Kalteng,Barito Timur,Bartim,seleksi sekda bartim,Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya M

Tiga Kepala OPD bersaing rebut jabatan Sekda Barito Timur

Sekretaris BKPSDM Bartim Dwi Aryanto. ANTARA/HO-dokumentasi pribadi

Tamiang Layang (ANTARA) - Dari sejumlah nama mengikuti seleksi jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, tersisa tiga nama Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah setempat yang bersaing ketat.

Ketiga Kepala OPD tersebut yakni Riza Rahmadi dan Panahan Moetar serta Franz Sila Utama, kata Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bartim Dwi Aryanto saat dihubungi dari Tamiang Layang, Minggu.

"Memang untuk aparatur sipil negara (ASN) dari luar Bartim tidak ada pendaftar atau kurang berminat mengikuti seleksi jabatan Sekda ini. Jadi, tinggal tiga nama itu yang mengikuti seleksi tahap selanjutnya," tambah dia.

Dikatakan, Riza Rahmadi saat ini menjabat Kepala Dinas Pertanian di lingkungan Pemkab Bartim, Panahan Moetar menjabat Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, dan Frans Sila menjabat Kepala Dinas Pendapatan Daerah.

Dwi mengatakan Ketiga peserta tersebut sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagaimana pengumuman nomor : 05/PANSEL JPT-SEKDA/BARTIM/2020 tentang hasil seleksi administrasi dan rekam jejak jabatan seleksi terbuka dan kompetitif jabatan tinggi pratama jabatan Sekda di lingkungan Pemkab Bartim tahun 2020.

Pada 3-4 Juni 2020, ketiga peserta tersebut akan mengikuti seleksi kompetensi atau assessment center yang langsung dinilai dari empat orang ‘asesor’ atau penilai yang didatangkan dari Unit Pengembangan Kualitas Manusia (UPKM) Universitas Gajah Mada (UGM) yang telah memiliki sertifikat.

"Tes seleksi kompetensi akan dilaksanakan di SMAN 1 Tamiang Layang.  Seleksi kompetensi meliputi manajerial, kompetensi sosio kultura dan kompetensi teknis. Materinya langsung disusun tim penilai kompetensi," beber dia.

Baca juga: Bupati Bartim ingin Sekda baru harus berintegritas dan professional

Mengingat adanya kebijakan pemerintah tentang pembatasan sosial dan pembatasan fisik, maka seleksi kompetensi akan dilaksanakan secara daring atau online. Peserta seleksi jabatan Sekda Bartim juga diminta membuat makalah dan wawancara akhir pada 15 Juni 2020. Untuk tema sendiri akan disampaikan pada saat penulisan makalah, dan makalah akan dipersajikan.

Adapun indikator penilaian makalah diantaranya sikap dan teknik penyajian makalah, keterkaitan subtansi makalah dengan yang disajikan, sistematika/alur berpikir dalan penyajian, konsep yang ditawarkan dan tingkat realistis konsep, penguasaan substansi dangan keluasan wawasan, minat dan motivasi, pengalaman dan prestasi kerja, karakter dan kepemimpinan.

Sebelumnya, pelelangan jabatan Sekda Bartim dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku karena penjabat Sekda Bartim Eskop akan pensiun pada 1 Juli 2020.

Baca juga: Pemkab Bartim umumkan lelang jabatan Sekda

Baca juga: Pansus LKPJ 2019 evaluasi serapan anggaran Pemkab Bartim

Baca juga: Bupati apresiasi distribusi 1.000 kantong beras di Bartim

Baca juga: Hasil tes cepat tetangga positif COVID-19 di Bartim menunjukkan reaktif

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar