Pembangunan Kotim jangan abaikan kawasan pelosok

id Pembangunan Kotim jangan abaikan kawasan pelosok, Kalteng, Sampit, DPRD Kotim, Hairis Salamad, Kotim, Kotawaringin Timur

Pembangunan Kotim jangan abaikan kawasan pelosok

Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Hairis Salamad. ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, Hairis Salamad meminta program pembangunan tidak mengabaikan aspirasi masyarakat di kawasan pelosok yang justru sangat membutuhkan sentuhan pembangunan.

"Pembangunan harus merata sampai ke daerah pelosok sehingga masyarakat di pelosok juga merasakan hasil pembangunan Kotawaringin Timur, bukan hanya di kota," kata Hairis di Sampit, Jumat.

Politisi Partai Amanat Nasional ini mengatakan, banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat di kawasan pelosok, khususnya saat anggota DPRD melaksanakan reses ke daerah pemilihan masing-masing.

Berbagai usulan yang disampaikan adalah terkait pemenuhan sarana dan prasarana di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian dan kegiatan ekonomi. Namun usulan paling banyak yaitu terkait infrastruktur.

Infrastruktur di kawasan pelosok Kotawaringin Timur, khususnya di daerah pemilihan 5 yang diwakili Hairis Salamad, masih sangat membutuhkan perhatian. Wilayah ini berada di utara yang meliputi Kecamatan Parenggean, Antang Kalang, Telaga Antang, Mentaya Hulu, Tualan Hulu dan Bukit Santuai.

Jalan antarkecamatan dan desa di wilayah ini masih sangat terbatas. Bahkan masih ada desa yang aksesnya mengandalkan jalur sungai karena terbatasnya jalan darat.

Hairis tidak bosan-bosannya menyuarakan aspirasi masyarakat di kawasan pelosok. Dia berharap usulan-usulan yang disampaikan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur, bisa dikabulkan meski bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Baca juga: DPRD Kotim apresiasi berdirinya Polsek Telawang

Dia mengakui saat ini kondisi keuangan daerah sedang sulit karena sebagian anggaran masih diarahkan untuk menangani pandemi COVID-19 yang masih terjadi. Namun dia tetap berharap ada program-program pembangunan yang diarahkan ke kawasan pelosok sehingga masyarakat dapat merasakan perhatian pemerintah.

Jika pemerintah daerah ingin benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sudah seharusnya kawasan pelosok menjadi prioritas karena perekonomian masyarakatnya masih sangat membutuhkan bantuan.

Peningkatan infrastruktur kawasan pelosok diharapkan akan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakatnya.

"Saya selaku Wakil Ketua DPRD dan kelembagaan, selalu siap bersinergi dengan eksekutif demi kebaikan bersama dalam membantu masyarakat. Yang baik kita pertahankan dan yang kurang, kita perbaiki sehingga pembangunan bisa berjalan baik," demikian Hairis Salamad.

Baca juga: Perayaan Jumat Agung di Sampit terapkan protokol kesehatan secara ketat

Baca juga: Pelantikan lima camat di Kotim untuk optimalkan kinerja pemerintah daerah