BPBD Kotim terima hibah kendaraan dan peralatan pemadam dari provinsi

id pemkab kotim, bpbd kotim, hibah pemprov kalteng, dbh dr kalteng, sampit, kotim, kotawaringin timur, multazam

BPBD Kotim terima hibah kendaraan dan peralatan pemadam dari provinsi

Foto Arsip - Bupati Kotim Halikinnor mengecek bantuan peralatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hibah dari Pemprov Kalteng belum lama ini. (ANTARA/Devita Maulina)

Sampit (ANTARA) -
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur mendapat hibah kendaraan dan peralatan pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. 
 
“Alhamdulillah, Kotim mendapat bantuan sekitar Rp6,4 miliar dari Pemprov Kalteng, bantuan itu merupakan program DBH DR dari provinsi untuk Kotim yang dibagi untuk dua organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam di Sampit, Sabtu. 
 
Ia menyampaikan, bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kotim beberapa waktu lalu, senilai Rp6.418.432.000.
 
Bantuan itu berupa hibah peralatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk Kotim. Hibah ini dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah dengan sumber dana DPA SKPD Dinas Kehutanan Kalteng tahun anggaran 2023.
 
Multazam menyebutkan sebagian besar bantuan tersebut disalurkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat). Sedangkan BPBD menerima empat unit mobil APV untuk operasional, pompa mini strike, selang, dan alat komunikasi.
 
“Bantuan ini merupakan pengajuan kita yang disampaikan melalui bupati lalu ke gubernur. Meskipun, tidak semua pengajuan kami terpenuhi, tapi kami mengapresiasi bantuan dari Pemprov Kalteng ini,” tuturnya. 

Baca juga: DPRD Kotim soroti belum meratanya fasilitas pendidikan
 
Ia melanjutkan, saat ini peralatan untuk menunjang kinerja BPBD Kotim memang terbilang masih kurang. Banyak peralatan yang cukup tua dan sudah waktunya diperbaharui. 
 
Contohnya, mobil tangki untuk operasional pemadaman karhutla, di BPBD Kotim saat ini ada tujuh mobil tangki, rata-rata diterima pada 2013 dan yang terbaru 2020.
 
Selain usia armada yang cukup tua jumlah armada tersebut jauh dari kata ideal, karena pihaknya memperhitungkan setidaknya perlu 25 unit armada untuk mengakomodir seluruh wilayah Kotim. 
 
“Kalau hitungan kami paling tidak satu kecamatan ada satu armada, karena di Kotim ada 17 kecamatan ditambah dengan kawasan perkotaan idealnya ada 25 armada,” terangnya. 
 
Oleh karenanya pihaknya berharap ke depan Pemprov Kalteng bisa mempertimbangkan bantuan armada tersebut untuk BPBD Kotim. Menurutnya dari pengajuan 2023, pihaknya mengharapkan bantuan armada roda enam untuk operasional pemadaman karhutla.
 
"Mudah-mudahan tahun 2025 nanti bisa terpenuhi melalui pengajuan yang kami sampaikan 2024 ini,” ujarnya. 
 
Ia menambahkan, disamping peningkatan sarana prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian BPBD Kotim. 
 
BPBD Kotim sementara ini ada kurang lebih 50 pegawai dan 31 di antaranya merupakan tenaga kontrak. Ia berharap pada 2024 para tenaga kontrak di BPBD Kotim bisa dinaikkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sehingga mereka bisa lebih bersemangat serta termotivasi dalam bertugas. 

Baca juga: Bawaslu Kotim sosialisasikan peraturan dan non peraturan Bawaslu

Baca juga: BKPSDM Kotim: Ada calon PPPK pilih mundur usai lolos seleksi

Baca juga: Pemkab Kotim apresiasi ritel modern bantu pasarkan produk UMKM