127 calon jemaah haji Bartim lunasi BPIH

id Haji Bartim,Tamiang Layang,Barito Timur,Kemenag Bartim

127 calon jemaah haji Bartim lunasi BPIH

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bartim, H Abdul Majid Rahimi S.Ag (Foto Antara Kalteng / Habibullah)

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Sedikitnya 127 orang calon jemaah haji Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah dari 177 orang telah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2018 ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bartim, H Abdul Majid Rahimi S.Ag, di Tamiang Layang, Kamis mengatakan, masih ada 35 orang calon jemaah haji dari 177 orang yang belum melunasi BPIH yang telah ditetapkan sebesar Rp38.157.084.

"Pelunasan tersebut dilaksanakan pada tahap pertama dengan batas waktu minimal pada 24 April lalu, namun sampai saat ini masih ada sebagian jemaah yang belum melakukan pelunasan," katanya di dampingi Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, H Maslan S.Ag

Pihaknya mengatakan, 35 orang calon jemaah haji tersebut dapat melakukan pelunasan BPID pada tahap kedua, yang berakhir pada 4 Mei 2018 mendatang.

Menurutnya, jika semua calon jemaah haji telah melunasi BPIH, selanjutnya diharapkan bisa menjaga kondisi kesehatan selama waktu sebelum keberangkatan bahkan saat berada di Arab Saudi dan kembali ke tanah air.

Hal itu sesuai dengan prosedur kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan 15 tahun 2016 tentang Istithaah kesehatan jemaah haji dan Peraturan Menteri Kesehatan nonor 62 tahun 2016 tentang penyelenggaraan kesehatan haji.

Kemenag Bartim bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan kedua untuk para calon jemaah haji. Dari 177 calon jemaah haji, ada 12 orang dalam pengawasan atau masuk kategori rawan karena lanjut usia (lansia).

Selain harus menjaga kesehatan, Majid juga meminta para calon jemaah haji asal Bartim menghafal syarat-syarat haji dan bacaan-bacaan yang telah disampaikan.

"Mudah-mudahan calon jemaah haji kita bisa berangkat dengan lancar, jadi haji yang mabrur dan bisa pulang ke tanah air dan kampung halaman dengan kondisi sehat dan selamat," ucapnya.