Polisi dan masyarakat Kotim bahu-membahu membangun rumah warga tidak mampu

id Polisi dan masyarakat Kotim bahu-membahu membangun rumah warga tidak mampu,Polres Kotim,Mohammad Rommel,Kotim,Kotawaringin Timur,Sampit

Polisi dan masyarakat Kotim bahu-membahu membangun rumah warga tidak mampu

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel berbincang saat meninjau dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk keluarga tidak mampu di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Minggu (10/11/2019). ANTARA/HO-Polres Kotim

Sampit (ANTARA) - Aksi peduli dilakukan polisi dan masyarakat dengan membangun sebuah rumah untuk keluarga tidak mampu di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

"Ini bentuk kepedulian kita bersama untuk membantu saudara kita yang kurang beruntung. Kami berharap ini akan menggugah lebih banyak lagi dari kita untuk membantu sesama," kata Kapolres AKBP Mohammad Rommel di Sampit, Minggu.

Keluarga yang menerima bantuan pembangunan rumah layak huni ini adalah Mulya (80) warga Jalam Kaspul Anwar RT 7 Kelurahan Basirih Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Rumah berupa gubuk kecil berukuran 3x4 meter tersebut sudah rusak parah.

Selama ini Mulya tinggal bersama dua anaknya yang mengalami keterbelakangan mental dengan bertahan berharap belas kasihan warga sekitar. Keterbatasan ekonomi dan sumber daya manusia membuat mereka hidup dengan kondisi memprihatinkan, bahkan dengan banyak sampah di dalam gubuk reyot tersebut.

Pembangunan rumah untuk Mulya dan anaknya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Rommel didampingi Camat Mentaya Hilir Selatan Syahrial dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan setempat, serta kelompok pegiat sosial yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Samuda (SMS).

Rommel mengaku prihatin dengan kondisi Mulya dan anaknya. Karena itulah dia datang ke lokasi untuk memastikan bantuan pembangunan rumah layak huni itu berjalan dengan baik.

Dia juga berbincang dengan Mulya. Nenek renta itu menyampaikan kondisinya saat ini, termasuk ketidakmampuannya mencari nafkah, apalagi membangun rumah layak huni.

Baca juga: Legislator ingatkan SPBU di Kotim jangan persulit petani mendapatkan BBM
Baca juga: Memprihatinkan, puskesmas pelosok Kotim tanpa dokter


Rommel mengarahkan agar Mulya dan anaknya dibantu tinggal di barak sewaan untuk sementara waktu hingga pembangunan rumah selesai. Selain diberi santunan, Rommel membiayai pembangunan rumah layak huni beserta perabotnya tersebut.

Usai peletakan batu pertama, Rommel mengajak seorang relawan Komunitas SMS bernama Ahmad Lutfi untuk berbelanja ke Pasar H Umar Hasyim Samuda. Anak yang sudah yatim piatu itu diajak berbelanja perlengkapan sekolah serta pakaian sehari-hari.

"Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kami juga berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, sesuai kemampuan kami. Mudah-mudahan ini semua membawa manfaat," harap Rommel.

Camat Mentaya Hilir Selatan Syahrial menyampaikan terima kasih kepada Kapolres dan jajarannya serta para relawan yang membantu membangun rumah layak huni untuk keluarga Mulya. Bantuan tersebut menunjukkan masyarakat Kotawaringin Timur selalu peduli terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

"Kami merasa terharu karena banyak pihak yang tergerak untuk membantu, khususnya Pak Kapolres yang langsung turun membantu. Mari kita bahu-membahu membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," demikian Syahrial.
Baca juga: Pria ini mencuri di masjid berdalih terdesak bayar cicilan sepeda motor

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar