Google hentikan penjualan iklan di Rusia

id Google ,rusia,ukraina,iklan google,Google hentikan penjualan iklan di Rusia

Google hentikan penjualan iklan di Rusia

FILE PHOTO: The logo for Google LLC is seen at the Google Store Chelsea in Manhattan, New York City, U.S., November 17, 2021. REUTERS/Andrew Kelly/File Photo (REUTERS/ANDREW KELLY)

Jakarta (ANTARA) - Google sejak Kamis (3/3) berhenti menjual iklan dalam jaringan di Rusia, berlaku juga untuk platform lainnya yang termasuk grup mereka, salah satunya YouTube.

"Mengingat situasi luar biasa, kami menghentikan iklan Google di Rusia. Situasi ini berubah cepat dan kami akan terus memberikan pembaruan jika waktu sesuai," kata Google, dikutip dari Reuters, Kamis.

Google sebelumnya sudah melarang media yang disponsori pemerintah Rusia untuk membeli atau menjual iklan menggunakan alat mereka. Raksasa teknologi ini juga menerapkan kebijakan untuk peristiwa sensitif, yaitu melarang pemasaran yang memanfaatkan perang, kecuali untuk iklan protes atau anti-perang.

Regulator komunikasi Rusia Roskomnadzor pada Senin (28/1) meminta Google berhenti memperlihatkan iklan yang mengandung informasi tidak akurat soal korban, baik dari tentara Rusia maupun warga sipil Ukraina.

Kamis (3/3) waktu setempat, Roskomnadzor meminta Google berhenti memuat iklan YouTube yang berisi "informasi politik yang salah" tentang Ukraina dan bertujuan untuk "memberikan misinformasi kepada penonton Rusia" mengenai situasi terkini, berdasarkan laporan Wall Street Journal.

Rusia pernah mengemenakan denda atau membatasi akses layanan jika tidak memenuhi permintaan mereka. Tahun lalu, Google membayar lebih dari 32 juta rubel karena pelanggaran konten.

Baca juga: Google hadirkan layanan berlangganan untuk Google Play Pass di India

Baca juga: Google blokir media milik Rusia dari penghasilan iklan

Baca juga: Google Doodle hadirkan game mini Valentine