Pemprov Kalteng kirim perahu optimalkan penanganan banjir di Kobar

id Pemprov kalteng, bantuan sarana prasarana banjir, banjir kotawaringin barat, banjir pangkalan bun, banjir kalteng, kalte

Pemprov Kalteng kirim perahu optimalkan penanganan banjir di Kobar

Penyerahan bantuan dari BPBPK Kalteng kepada BPBD Kobar untuk membantu penanganan banjir, Pangkalan Bun, Selasa, (25/10/2022). (ANTARA/HO-BPBPK Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan bantuan berupa sarana prasarana pendukung penanganan banjir di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang meliputi perahu karet dan lainnya.
 
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBPK Kalteng Kibue menyampaikan arahan Kepala Pelaksana BPBPK Falery Tuwan di Pangkalan Bun, Selasa, mengatakan bantuan yang diserahkan meliputi satu unit perahu karet dolpin, satu unit mesin perahu, empat jaket, empat helm, dua pengayuh dan satu pompa perahu pinjam pakai.
 
"Bantuan tersebut kami serahkan langsung di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat," katanya.
 
Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) provinsi ini menyampaikan, upaya pencegahan, penanggulangan maupun rehabilitasi rekonstruksi akibat bencana merupakan tugas pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha.

Baca juga: Dinas Ketahanan Pangan Kalteng siapkan subsidi kendalikan harga pangan
 
"Menindaklanjuti itu pemerintah provinsi sudah membentuk Satgas Tanggap Darurat Banjir, kemudian ditindaklanjuti juga di daerah agar semua OPD terkait bisa berperan sesuai dengan tupoksinya masing-masing," ujarnya.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, selain dukungan sarana dan prasarana pada hari ini, sebelumnya BPBPK Kalteng bersama BPBD Kobar juga membuka layanan dapur umum sejak 19 Oktober 2022 lalu.
 
"Dapur umum telah difungsikan dalam membantu masyarakat yang terkena banjir dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai pihak, sekaligus mendistribusikan makanan ke tempat-tempat pengungsian banjir di Kobar," katanya.
 
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir terhitung mulai 17 Oktober 2022, hingga selama 21 hari ke depan setelah penetapan. 

Baca juga: Wagub Kalteng: Santri menjadi pilar memajukan bangsa dan negara

Baca juga: Pemprov pacu ASN di Kalteng hasilkan konten menarik promosikan pariwisata

Baca juga: Kemenkumham Kalteng tingkatkan pengawasan orang asing