Legislator Palangka Raya ajak masyarakat tingkatkan kewaspadaan terhadap terorisme
Palangka Raya (ANTARA) - Legislator Kota Palangka Raya Sigit Widodo meminta kepada masyarakat di daerah itu untuk wajib mewaspadai keberadaan terduga teroris di setiap permukiman.
"Warga saya harapkan wajib meningkatkan kewaspadaan, karena di Palangka Raya saya dapat informasi dari media massa ada terduga teroris diamankan tim Densus 88 di sebuah hotel yang ada di Palangka Raya," kata Sigit Widodo di Palangka Raya, Kamis.
Dia menuturkan, agar kondusifitas kota yang aman dan terhindar dari bahaya aksi teroris, masyarakat diimbau bahu-membahu untuk menjaga keamanan di sekitar rumah masing-masing.
Salah satu upaya yang juga bisa dilakukan adalah dengan mengaktifkan kembali pos kamling. Tujuannya untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, baik itu tempat bersembunyinya terduga teroris yang selama ini menjadi buruan kepolisian, serta pelaku tindak kejahatan lainnya.
"Mari kita jaga kamtibmas Kota Palangka Raya, apalagi umat Nasrani dalam waktu dekat ini akan melaksanakan perayaan Natal dan pergantian tahun," katanya.
Selain itu pula, sambung Politisi PDI Perjuangan Kota Palangka Raya tersebut, bahwa ketua Rukun Tetangga (RT) yang berada di Lima Kecamatan di daerah itu juga wajib memantau keberadaan warganya.
Ketua RT diminta selalu mendata jumlah warganya melalui pendataan rutin tiga bulan sekali. Sehingga ketika ada warga dari luar atau asing berada di komplek permukiman warga, maka akan ketahuan.
Baca juga: Kodim 1016 Palangka Raya perkuat kemitraan dengan wartawan
Apalagi jika gerak-geriknya mencurigakan seperti tidak mau berkomunikasi dengan tetangga, pribadinya selalu tertutup serta hal negatif lainnya, maka juga patut dicurigai.
"Peran Ketua RT dalam menjaga kamtibmas di wilayahnya juga harus digencarkan, karena hal tersebut sangat efektif dalam mencegah masuknya terduga teroris di komplek pemukiman warga," ungkapnya.
Selasa (21/12) malam lalu,ada tiga orang terduga teroris yang diamankan di dua wilayah di Kalimantan Tengah. Satu orang ditangkap di Kota Palangka Raya yang bersembunyi di Hotel Hawai Jalan Bubut dan dua orang lainnya diamankan di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur.
Anggota Densus 88 juga berhasil menyita sejumlah barang bukti baik itu senjata tajam dan senjata rakitan serta buku-buku yang diduga ajaran kebencian.
Baca juga: Wali Kota Palangka Raya: Alm Riduanto salah seorang perumus perda
Baca juga: Satgas Pangan pantau harga jelang Nataru, termasuk cabai dan minyak goreng
Baca juga: Ketua DPRD Palangka Raya dorong percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun
"Warga saya harapkan wajib meningkatkan kewaspadaan, karena di Palangka Raya saya dapat informasi dari media massa ada terduga teroris diamankan tim Densus 88 di sebuah hotel yang ada di Palangka Raya," kata Sigit Widodo di Palangka Raya, Kamis.
Dia menuturkan, agar kondusifitas kota yang aman dan terhindar dari bahaya aksi teroris, masyarakat diimbau bahu-membahu untuk menjaga keamanan di sekitar rumah masing-masing.
Salah satu upaya yang juga bisa dilakukan adalah dengan mengaktifkan kembali pos kamling. Tujuannya untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, baik itu tempat bersembunyinya terduga teroris yang selama ini menjadi buruan kepolisian, serta pelaku tindak kejahatan lainnya.
"Mari kita jaga kamtibmas Kota Palangka Raya, apalagi umat Nasrani dalam waktu dekat ini akan melaksanakan perayaan Natal dan pergantian tahun," katanya.
Selain itu pula, sambung Politisi PDI Perjuangan Kota Palangka Raya tersebut, bahwa ketua Rukun Tetangga (RT) yang berada di Lima Kecamatan di daerah itu juga wajib memantau keberadaan warganya.
Ketua RT diminta selalu mendata jumlah warganya melalui pendataan rutin tiga bulan sekali. Sehingga ketika ada warga dari luar atau asing berada di komplek permukiman warga, maka akan ketahuan.
Baca juga: Kodim 1016 Palangka Raya perkuat kemitraan dengan wartawan
Apalagi jika gerak-geriknya mencurigakan seperti tidak mau berkomunikasi dengan tetangga, pribadinya selalu tertutup serta hal negatif lainnya, maka juga patut dicurigai.
"Peran Ketua RT dalam menjaga kamtibmas di wilayahnya juga harus digencarkan, karena hal tersebut sangat efektif dalam mencegah masuknya terduga teroris di komplek pemukiman warga," ungkapnya.
Selasa (21/12) malam lalu,ada tiga orang terduga teroris yang diamankan di dua wilayah di Kalimantan Tengah. Satu orang ditangkap di Kota Palangka Raya yang bersembunyi di Hotel Hawai Jalan Bubut dan dua orang lainnya diamankan di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur.
Anggota Densus 88 juga berhasil menyita sejumlah barang bukti baik itu senjata tajam dan senjata rakitan serta buku-buku yang diduga ajaran kebencian.
Baca juga: Wali Kota Palangka Raya: Alm Riduanto salah seorang perumus perda
Baca juga: Satgas Pangan pantau harga jelang Nataru, termasuk cabai dan minyak goreng
Baca juga: Ketua DPRD Palangka Raya dorong percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun