Kuala Kurun (ANTARA) - Legislator Gunung Mas, Kalimantan Tengah Untung Jaya Bangas mengapresiasi pemerintah pusat yang membebaskan atau memberi potongan tagihan listrik selama tiga bulan, bagi sejumlah pelanggan PLN.
Namun, diharapkan ke depan pemerintah pusat juga memperhatikan masyarakat yang tidak merasakan kebijakan membebaskan atau memberi potongan tagihan listrik kepada sebagian pelanggan PLN, kata Untung saat dihubungi dari Kuala Kurun, Jumat.
“Untuk kebijakan selanjutnya saya harap pemerintah memperhatikan masyarakat yang tidak memakai listrik dari PLN, mengingat layanan listrik PLN belum menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Gumas,” ucapnya.
Baca juga: 1.291 pelanggan PLN Kuala Kurun bebas tagihan listrik
Menurut politisi Partai Demokrat ini, masyarakat yang daerahnya belum tersedia layanan listrik dari PLN juga harus diperhatikan, dan alangkah baiknya jika masyarakat tersebut diberi kompensasi dalam jenis berbeda.
“Misalnya diberi bantuan sosial seperti beras atau lainnya,” imbuh legislator yang berasal dari daerah pemilihan III yang meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu ini.
Walau demikian, Untung mendukung kebijakan keringanan tarif listrik tersebut, mengingat pandemi virus corona jenis baru COVID-19 sangat berdampak bagi siapa saja dan di berbagai bidang.
Diapun berharap pandemi COVID-19 dapat segera berakhir dan keadaan kembali normal. Untuk itu, diperlukan peran seluruh pihak termasuk masyarakat dengan cara mematuhi seluruh anjuran pemerintah selama pandemi COVID-19.
Untuk diketahui, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memutuskan menggratiskan tarif listrik PLN untuk pelanggan 450 Volt Ampere selama April, Mei, dan Juni 2020, sebagai stimulus untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat, di tengah pandemi COVID-19.